India dan Indonesia. Dua bangsa yang sama sama pernah dijajah bangsa asing. India dijajah oleh Inggris sementara Indonesia dijajah oleh Belanda dan Jepang. Karena sama sama pernah merasakan penderitaan karena penjajah, timbah rasa sama dan senasib antara Indonesia dan India.
Pada 1946, terjadi bencana kelaparan di India. Hal ini membuat pemerintah Indonesia membuat keputusan untuk membantu India menyelesaikan bencana kelaparan ini. Diadakanlah pertemuan antara wakil Indonesia dan wakil
India, K.L. Punjabi. Indonesia sepakat untuk mengirimkan 500.000 ton beras kepada India. Peristiwa ini dinamakan India Rice. Selain untuk membantu India menyelesaikan bencana yang menimpa negara tersebut, cara ini juga dilakukan untuk mencari pengakuan kedaulatan dari negara lain.
India membalas bantuan dari Indonesia terbukti dari pengiriman obat-obatan, alat pertanian, dan pakaian dari India yang saat itu sedang susah didapatkan di Indonesia karena ada blokade dari Belanda. Hal ini dimaksudkan pemerintah India untuk menembus blokade yang dilakukan Belanda.
Upaya diplomasi terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Moh. Hatta dan Soekarno pergi ke India untuk mendapat bantuan senjata namun gagal karena senjata masih dikuasai Inggris. Pemerintah Indonesia juga meyakinkan pemerintah India untuk menempatkan wakil Indonesia di New Delhi dan tidak lama kemudian wakil India juga mendirikan kantor wakil konsul di Yogyakarta. Hal ini sangat membantu pemerintah Indonesia karena mereka menyedian pos dan telegram untuk membantu kelancaran pemerintahan Indonesia.
Hubungan India dan Indonesia diperkuat pada New Delhi Conference pada bulan Maret-April 1947 yang menghasilkan resolusi sebagai berikut :
- pengembalian pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta
- pembentukan Pemerintah ad interim yang mempunyai kemerdekaan dalam politik luar negeri, sebelum tanggal 15 Maret 1949
- penarikan tentara Belanda dari seluruh Indonesia
- penyerahan kedaulatan kepada pemerintah Indonesia Serikat paling lambat 1 Januari 1950
Simpati India terhadap Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaanya diwujudkan dalam bentuk moral dan material. Hubungan kedekatan Indonesia dan Belanda bukanlah sesuatu yang baru terjalin melainkan sudah dari berabad-abad sebelumnya melalui perdagangan internasional. Kedekatan dua negara diwujudkan dalam upaya untuk membebaskan negaranya dari penjajahan.